Sambangi Bluken, Talanaipura, Haris Tampung Aspirasi Masyarakat

46
Al Haris, Calon Gubernur Jambi bersosialisasi/Ist

RODABERITA.ID, Jambi – Warga Blurankenali (Blu-Ken), Kecamatan Telanaipura, Kotajambi, meminta Calon Gubenur Jambi nomor urut 3, Al Haris dan Abdullah Sani (Haris-Sani) agar mendirikan rumah kerajaan di Provinsi Jambi jika terpilih nanti.

Itulah sedikit permintaan masyarakat Blurankenali RT 04, yang di sampaikan Raden Khusayri,  saat bersilaturrahmi dengan Haris, Kamis (5/11), pukul 22.00 WIB malam.

“Ya, melalui silaturrahmi saya mewakili tokoh Blu-Ken ini, kami mendokan mudah-mudahan Al Haris di dukung masyarakat Jambi untuk  duduk jadi gubernur.”

“Untuk itu, ada permintaan masyarkat di sini bila terpilih nanti minta dibangunkan rumah kerjaan karena Jambi ini belum memiliki itu,” kata Raden.

Selain itu, Raden juga berharap agar adat di Blu-Ken ini diperkuat serta dibuat aturan. Sebab, saat ini,  adat agak terkesampingkan.

“Kita melihat, anak muda sekarang kurang paham dengan adat. Untuk itu, adat di sini juga diperketat,” sebutnya.

Haris ini, sambung Raden, orangnya memang ulet,  masih  muda,  enerjik,   sikap itu telah ditunjukan semenjak dia menjabat sebagai Lurah Selamat.

“Jadi, bukan saat ini aja Al Haris ini sebagai sosok pekerja keras,  memang bawaan dari Lurah Selamat. Kenerja itu,  juga telah dibuktikan sejak menjabat bupati dua priode di Kabupaten Merangin, saya sangat kenal dia,” tambahnya.

Apa lagi,  tutur  Raden, Haris berpasangan dengan kiyai tersohor di Jambi Abdullah Sani.” Satu Birokrat, satumya paham agama,  jadi sangat sejalan,” timpalnya.

Tak hanya Raden, tokoh masyarakat lainya H. Ismi Ismail  juga berharap ke pasangan Haris-Sani memperhatikan Blu-Ken. Baik di bidang pendidikan maupun di bidang wisata.

“Di sini,  ada tempat wisata yaitu danau tapi kami tidak bisa mengolahnya. Nanti, bila terpilih, tolong wisata itu diperhatikan,” singkat H. Ismi.

Sementara, Haris akan berupaya memperjuangkan keinginan masyarakat Blu-Ken. Bagi Haris, jangan sampai jadi penonton di kampung sendiri.

“InssyaAllah kita akan perjuangkan permintaan masyarakat saya ini terkait rumah kerajaan. Blu-Ken ini tempat sayo main dulu, jadi tau sayo. Untuk itu, sayo mengajak jangan kito jadi penonton di kampung dewek,” ujar Haris.

Soal adat, tambah Haris, jika diamanahkan kedepannya akan dibenahi dan akan membuat regulasi yang jelas dan tidak seperti saat ini adat seakan adat tersebut sudah hilang.

“Dulu ponakan sekato mamak, tapi kini sudah luntur, lantaran perkembangan zaman, kedepannya akan kita benahi lagi, agar remaja saat ini tidak malampaui batas,” tukasnya. (*)