Pemerintah Akan Beli Karet Petani, Harga Rp 8 Ribu

4673
Ilustrasi/Ist

RODABERITA.ID, Jambi – H. Bakri, anggota DPR RI menyatakan pemerintah akan membeli karet petani Jambi seharga Rp 8 ribu per kilogram.

Haji Bakri anggota Komisi V DPR RI mengabarkan bila tahun ini pemerintah akan membeli karet petani Jambi secara langsung.

Berita Terkait: Disnakbun Sebut Petani Karet Akan Dapat Bantuan, Netizen Langsung Jawab Begini

Berita Terkait: Harga Karet Anjlok, Ini Kata Disnakbun Merangin

“Saya hari ini melakukan rapat kerja dengan tiga kementrian. Dan mendorong agar pemerintah membeli karet petani Jambi,” ucap H Bakri, Selasa (21/4).

Apa yang disampaikan oleh H Bakri tersebut disampaikan melalui rapat dengan teleconference bersama tiga kementrian.

Berita Terkait: Harga Karet Anjlok, Zaidan: Pemkab Merangin Harus Cari Solusi

Dimana dikatakannya bahwa petani karet Jambi sangat terdampak dengan wabah Covid-19. Sehingga perekonomian mereka juga terdampak. Maka dari itu perlu adanya campur tangan pemerintah untuk membantu petani di Jambi.

“Hasilnya pemerintah menyetujui membeli karet petani dengan harga Rp 8.000 per kg,” ujarnya.

Berita Terkait: Harga Karet Anjlok, Petani di Merangin Menangis

Untuk pembelian itu sendiri nanti akan dilakukan pembicaraan tersendiri. Apakah akan melalui koperasi atau badan usaha daerah atau dalam bentuk lain.

Tidak itu saja, pemerintah akan membeli karet petani Jambi tersebut akan dilakukan pada tahun ini juga.

“Insyaallah pada tahun 2020 ini akan langsung realisasi pembelian karet petani Jambi,” kata H Bakri.

Berita Terkait: Herman Effendi Sebut Perusahaan Karet Tak Melayani Pembelian Hanya Sebatas Isu

Petani karet di Jambi terdampak karena mewabahnya virus covid-19 di Jambi. Terlebih sebagian perusahaan karet yang ada juga dikabarkan menutup produksi mereka. Sehingga petani mengeluh akan dikemanakan hasil produksi mereka dijual.

Saat berita ini diturunkan, H Bakri mengaku masih melakukan rapat kerja dengan ketiga pihak kementrian.

SUMBER: tribunjambi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here