Basis CE Tercabik-cabik, Haris Diteriaki Gubernur di Sarolangun

143
Potret Calon Gubernur Jambi Al Haris saat melakukan blusukan/Ist

RODABERITA.ID, Sarolangun – Al Haris diteriaki Gubernur Jambi saat blusukan ke Pasar Atas Sarolangun, Jumat (13/11) pagi.

Meski Sarolangun terdapat kandidat, ternyata nama Al Haris, Cagub nomor urut 3 ini cukup familiar di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko.

Baca Juga: Saat Cagub Al Haris Tengah Malam Blusukan ke Pasar Induk Talang Gulo

Baca Juga: Masih Bersama Bakri dan Abdullah Hich, Haris Ketemu Tomas Nipah Panjang

Baca Juga: Selain Bakri dan Abdullah Hich, Romi-Robby Juga Turun Gunung Menangkan Haris-Sani

Disela-sela blusukan, Haris yang didampingi sejumlah Anggota DPRD Sarolangun juga membagikan masker ke pedagang dan pengunjung pasar.

Pantauan media ini, Haris ternyata sangat tidak asing bagi warga terlebih Bupati Merangin dua periode ini (saat ini cuti kampanye) cukup lama bertugas di Sarolangun sewaktu Hasan Basri Agus (HBA) mejabat Bupati Sarolangun dulu.

Tidak hanya menyapa dan memanggil nama Wo Haris, sapaan akrabnya. Calon Gubernur Jambi yang diusung PAN, PKS dan PKB ini juga menjadi objek selfie dan foto oleh warga.

Baca Juga: Tak Sanggup Tangani Polemik Batu Bara? LMPP Provinsi Jambi Tuntut Mundur Kadis ESDM

Baca Juga: KOMPAD Jambi Desak Kejati Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bagi Hasil Kebun Kwarda Pramuka

“Wo Haris Gubernur Jambi, We Wo Win Gubernur Jambi,” teriak warga.

Haris usai blusukan mengatakan sengaja turun untuk melihat kondisi pasar Atas Sarolangun. Pemimpin disebutnya harus mengetahui kondisi masyarakat, termasuk kondisi pasar pusat ekonomi warga.

“Kita harus tau kondisi masyarakat, tau kondisi pasar itu seperti apa, apakah terkait kebersihannya, atau tata kelolanya. Jika tau kondisinya, baru pemerintah melakukan langkah apa kedepannya,” kata Haris.

Haris yang sudah blusukan ke sejumlah pasar di Jambi ini mengatakan hampir rata-rata pasar tradisional di Jambi ini perlu direvitalisasi.

Tata kelola Pasar dikatakan Haris juga belum pas, belum ada pemisahan pedagang basah dan pedagang kering, sehingga pasar terkesan semrawut dan tidak bersih.

Baca Juga: Tiba-tiba ‘Geser’ Safrial, Siapa Syafril Nursal ?

Haris menegaskan kedepan perlu ada revitalisasi pasar, termasuk standarisasi pasar yang sehat untuk masyarakat.

“Ada standar pembuangan limbahnya, jadi ada standarisasi pasar bersih dari pemerintah, kita melakukan revitalisasi pasar,” sebutnya. (*)